Minggu, 10 September 2017

Makalah Microsoft Word ( Ms word)

BAB I
PENDAHULUAN

1.     Latar Belakang
Pada saat ini kemajuan teknologi, menyebabkan kebutuhan manusia semakin bertambah, terdapat keterkaitan antara kemajuan teknologi dengan bertambahnya kebutuhan manusia, yaitu kebutuhan manusia menjadi lebih mudah untuk dipenuhi.
Secara tidak lansung manfaat dari berkembangnya teknologi adalah membantu manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Seperti aplikasi microsoft office, aplikasi ini sangat membantu para pekerja kantoran, mahasiswa, pelajar, dan masih banyak lagi. Salah satu  bagian dari microsoft office adalah mincrosoft office word.
1.     Tujuan
Setelah membaca makalah ini, pembaca diharapkan untuk dapat :
1.     Memehami cara memulai, menjalankan, dan mengakhiri perangkat lunak microsoft office word.
2.     Mengoperasikan fungsi menu-menu microsoft office word.
3.     Mengoperasikan perintah cetak pada microsoft office word.
4.     Mampu menggunakan / mengaplikasikan penggunaan microsoft office word dalam kehidupan sehari-hari.
5.     Manfaat
Setelah mempelajari makalah ini, diharapkan untuk dapat :
1.     Memahami cara mengoperasikan.
2.     Mengoperasikan fungsi menu-menu yang ada.
3.     Menggunakan fungsi mencetak hasil pengolahan.

BAB II
PEMBAHASAN

1.     Sejarah Microsoft Office
Sejarah Microsoft Office dan perkembangannya dari tahun ke tahun memang perlu kita ketahui, agar kita juga tidak ketinggalan versi-versi terbarunya. Karena tidak bisa dipungkiri lagi, dizaman sekarang keseharian  hidup kita dalam hal pekerjaan “ misalnya “ tidak lepas dari Aplikasi perkantoran ini, seperti halnya untuk membuat surat, menginput data karyawan, membuat karya ilmiah dan lan sebagainya, semua itu kita bisa memanfaatkan Microsoft Office. Jadi, alangkah baiknya kita mengenal lebih jauh tentang sejarah Microsoft Office dan perkembangannya hingga sampai  saat ini. Dalam perjalanannya, sejarah Microsoft Office banyak mengalami perubahan dan penambahan fasilitas dari tahun pertama kali diperkenalkannya yaitu tahun 1989. Dan untuk mengenal lebih jauh serta mengikuti perkembangannya, berikut awalmula.com kutipan dari berbagai sumber sejarah dan perkembangan Microsoft Office.
Sejarah Microsoft Office sesuai dengan namanya, software ini di produksi oleh perusahaan raksasa bernama Microsoft. Microsoft Office pertama kali diperkenalkan pada tahun 1989.
Pada tanggal 30 Agustus 1992, Microsoft meluncurkan Microsoft Office versi 3.0.  Pada versi tersebut Microsoft Office menyertakan Microsoft Word sebagai pengolah kata, Microsoft  Exel sebagai pengolah angka, Microsoft Power Point digunakan sebagai aplikasi presentasi yang handal dan Microsoft Mail digunakan untuk menerima dan mengirim email.
Setelah populer dengan  Microsoft Office versi 3.0, pada tahun 1995-an Microsoft kembali meluncurkan Microsoft Office 95 bersamaan waktu itu Microsoft meluncurkan sistem operasi  Microsoft Windows 95. Pada sistem operasi ini Microsoft merombak total windows versi 3.1 dan windows 3.11 for workgroup, perubahan yang cukup signifikan dalam sejarah sistem operasi PC saat itu.
Sejalan perkembangan sistem operasi windows,
Microsoft Office sendiri terus berkembang dan semakin mapan danterus digandrungi serta digunakan oleh sebagian besar masyarakat komputer didunia termasuk indonesia.
Sampai pada tahun 2000-an microsoft telah meluncurkan  bebrapa versi microsoft office dan sampai saat ini masih tetap digunakan sebagai andalan aplikasi perkantoran modern. Beberapa versi dari microsoft office yang masih banyak digunakan saat ini antar lain microsft iffice 2000 microsoft office XP (2002), dan microsoft office 2007.
Pada kenyataannya sampai saat ini masih banyak kemampuan microsoft office 2003 maish belum tersentuh oleh pemakainya. Namun sejalan dengan perkembangan teknologi dan sisitem operasi yang juga terus berkembang , maka diluar dugaan microsoft kembali meluncurkan microsoft office 2007 bersaam dengan windows vista.
1.     Pengertian Microsoft Word
2.     Microsoft offfice 3,0. Ternyata yang pertama dirilis adalah versi 3.0. pada versi inihanya tersedsia untuk OS windows.
3.     Microsoft office 4.0 dirilis pada tahun 1994, berisi word 6.0, Exel 5.0,powerpoint 4.0, Mail dan Access.
4.     Microsoft office 4.3. seri ini merukan seri dengan 16 bit terakhir dan juga versi terakhir yang mendukung windows 3.x. windows NT 3.1 dan windows NT 3.5.
5.     Microsoft office 95 atau juga dikenal dengan versi 7.0. vers ini menggunakan 32 bit agar cocok dengan windows 95 profesional. Yang versi standar terdiri dari word 7.0 dan Exel 7.0, powerpoint 7.0 dan schedule +7.0. versi profesional terdiri dari semua yang ada di standar ditambah dengan access 7.0.
6.     Microsoft office 97. (office 8.0), versi ini dirilis dengan banyak fitur dan perkembangan dibanding versi sebelumnya. Pengenalan terhadap command bar, sesuatu hal yang baru dimana menu dan toolbar di buat lebih mirip dengan visual designya. Office 97 juga
memiliki fitur natural language sistem dan sophisticated grammar chekking. ini versi yang pertam kalinya menggunakan office assistant.
6.     Microsoft office 2000 (offfice 9.0) pada versi ini banyak opsi-opsi desembunyikan. Tentunya opsi tersebut juga penting, tetapi kecl penggunaannya oleh orang awam.jika ingin digunakan opsi ini dapat dimunculkan. Salah satunya adalah macro. Mengapadisembunyikan ?.karna dapat menyebarkan virus macro. Office 2000 adalah persi terakhir yang dapat dijalankan di windows 95. Pada versi ini juga tidak ada pruduct activation. Enak kan ?produk activation mulai ada di versi selanjutnya.
7.     Microsoft office XP. Bisa disebut sebgai versi 10.0 atau office 2002, merupakan upgrate besar-besaran dengan banyak perkembangan dan perubahan. Office XP mengenalkan fitur safe mode. Memungkinkan aplikasi contohnya outlook untuk bisa booting ketika terjadi kesalahan system, seperti registry yang corrupt, lalau adanya fitus smart tag yang memungkinkan mengingatkan user bila ada pengetikan yang salah ejaan. Tetapi pada office ini smart tag hanya bisa digunakan di word dan Excel. Office Xp juga terintegrasi dengan perintah suara dan pendiktean kata, seperti sebaik mungkin seperti tukisan tangan.di pruduct ini ada juga product activation. Office Xp mendukung windows 98, ME< NT 4.0. office Xp juga dikenal sebagai yang pertama untuk versi office yang bisa berjalan baik di OS vista.
8.     Microsoft office 2003 (office 11.0) sesuai namanya, versi ini dirilis pada tahun 2003. Dengan fitur logo baru. Dua aplikasi juga ada yaitu, microsoft infopatch dan onenote. Ini versi yang pertama kalinya menggunakan gaya windows XP beserta Iconnya. Outlook 2003 memberikan fungsi yang telah berkembang seperti cerberos authentication, RPC over HTTP, dan Cached Exchange mode. Pada versi ini juga ada penyaring junk mail yang telah digunakan. Office 2003 merupakan versi terakhir yang mendukung windows 2000. Versi ini juga versi yang paling banyakdipakai di indonesia terutama untuk rental dan warnet dalam kurun waktu terkhir 2009.
9.     Microsoft office 2007. (office 12.0) versi ini dirilis tahun 2007. Memiliki fitur baru. Juga ada groove, sebuah aplikasi kolaborasi. Office 2007 memiliki desighn tampilan baru yang bernama fluen user interface. Lalu ada Ribbon UI sebagai pengganti menu dan toolbar. Untuk menginstallnya membutuhkan minimal windows XP Sp2. Pada tahun 2009 office ini sudah banyak dipakai sekarang dan mulai menggeser kedudukan office 2003. Indonesia memang agak lambat dalam menyesuaikan perkembangan teknologi.
10. Microsoft office 2010.(office 14.0)untuk sekarang sedang dalam perkembangan. Kemungkinan dirilis adalah pada tahun 2010. Versi 13.0 dilewati karna adanya tahayul terhadap nomor 13.

1.     Perkembangan Microsoft word
Microsoft word atau microsoft office word adalah perangkat lunak pengolah kata (word processor) andalan microsoft. Pertama diterbitkan pada 1983 dengan nama multi-tool word untuk Xenix, versi-versi lain juga dikembangkan untuk berbagai sistem operasi, misalnya DOS (1983), apple macintosh (1984), SCO UNIX, OS/2, dan microsoft windows (1989). Setelah menjadi bagian dari microsoft office sistem 2003 dan 2007 diberi nama microsoft office word.
Banayak ide konsep word diambil dari bravo, pengolah kata berbasis grafik pertama yang dikembangkan di Xerox Palo Alto Research center (PARC). Pencipta Bravo, Charles Simonyi, meninggalkan Xeros PARC dan beralih ke microsoft pad 1981. Simonyi juga menggaet Richard Brodie dar PARC pad 1 februari 1983, perkembangan multi tool dimulai.
Setelah diberi nama baru microsoft word, microsoft menerbitkan program ini pada t25 oktober 1983 untuk IBM PC. Saat tiu dunia pengelolah kata dikuasai oleh wordperfect dan juga wordstar .word memiliki konsep “what you see is what you get”. Atau WYSIWYG, dan merupak program pertama yang dapat menghasilkan cetak tebal dan cetak miring pada IBM PC. Word juga banyak menggunakan tetikus yang saat itu tidak lazim sehingga mereka menawarkan paket Word-with-Mouse. Word processor berbasis DOS lain, seperti wordstar dan wordperfect, menampilkan hanya teks dengan kode markup dan warna untuk menandai  pemformatan cetak tebal, miring dan sebagainya.
Word untuk macintosh, meski memiliki banyak tampilan dari versi DOS nya, diprogram oleh Ken Shapiro dengan sedikit perbedaan dengan kode sumber versi DOS, yang ditulis untuk layar tampilan resolusi tinggi dan printer laser, meskipun belum ada program seperti itu yang beredar di publik. Setelah Lissa write dan Marcwrite, microsoft pun mencoba untuk menambahkan fitur WYSIWYG kedalam program word for macintosh. Setelah Word for macintosh dirilis pada tahun 1985,
Versi selanjutnya dari word for macintosh, adalah word 3,0, yang dirilis pada tahun 1987. Versi ini mencangkup bnyak peningkatan dan fitur baru dan memiliki banyak bug. Dalam hanya beberapa bulan, microsoft mengganti word 3,0 dengan word 3,01 yag jauh lebih stabil. Semua pengguna terdaftar dari word 3,0 dikirimi surat yang berisi salinan word 3,01 secara gratis, sehingga menjadikan ini kesalahan microsft paling mahal untuk di tebus pada waktu itu. Word 4,0 yang dirilis pada tahun 1989, merupakan versi yang sangat sukses dan juga stabil degunakan.
Pada rentang tahun ini, word for windows diluncurkan. Versi pertama dari word for windor dirilis pada tahun 1989 dengan harga 500 dollar amerika serikat. Dengan dirilisnya microsoft windos 3.0 pada tahun selanjutnya, penjualan pun akhirnya terdongkrak naik, mengingat word for windows 1.0 didesain untuk windows 3.0 dan performanya sangat uruk jika dijalankan pada versi sebelumnya. Microsoft menunggu hingga merilis word 2.0 untuk mengukuhkan microsoft word sebagai pemimpin pasar pengolah kata.

 BAB III
1.     MENU DAN IKON PADA MICROSOFT WORD 2007
1.     Fungsi Icon Tab Home
Microsoft Office Word 2007 (untuk selanjutnya disebut MS. Word saja) merupakan sebuah program aplikasi pengolah kata (Word Processor) buatan Microsoft Corporation.MS. Word 2007 merupakan hasil pengembangan dari beberapa versi sebelumnya. MS. Word tampil lebih user friendly dan sudah menggunakan ribbon sebagai standar baru dalam menampilkan menu-menu tool. Berdasarkan klaim mereka, ribbon adalah sebuah inovasi yang kelak di masa mendatang menjadi sebuah standar bagi tampilan menu.
Bagi yang baru bermigrasi dari Word 2003 ke MS. Word 2007 tidak perlu panik dengan pemandangan yang begitu asing tersebut. Anda hanya perlu sedikit adaptasi dan setelah itu, Anda akan merasakan efisiensi dan kemudahan dalam bekerja. Bila Anda kurang percaya, silahkan buka MS. Word 2007, letakkan pointer mouse ke area area menu, kemudian putar tombol gulir. Apa yang terjadi? Anda benar! Anda dapat membuka pintu akes ke setiap ribbon hanya dengan putaran tombol gulir saja.
Kembali ke masalah menu icon, MS. Word 2007 mengenal istilah tab, ribbon, dan group dalam menyajikan menu tool. Berbeda dengan Word 2003 dan sebelumnya yang hampir 100% dikuasai Kaum Bar-Bar (Titlebar, Menu Bar dan Toolbar).
Perbedaan antara Tab, Ribbon dan Group
Tab adalah sederetan menu yang ditandai dengan teks. terdiri dari tab File, Insert, Page Layout, dll. Ribbon adalah area yang digunakan untuk menampilkan tab dan menu dari tab yang aktif. Sedangkan Group adalah kelompok menu dalam tiap Ribbon yang memiliki kesamaan fungsi.  Jadi, Ribbon menyediakan tab yang terdiri dari menu, dan menu sendiri terdiri dari beberapa Group, dan Group terdiri dari sekumpulan menu yang memiliki kesamaan fungsi.
Tampilan Jendela MS Word 2007
Office Button
Secara umum, Office Button terdiri dari dua area, yaitu area kiri dan area kanan. Area kiri berisi perintah seperti New, Open, Save, Save As, Print, Prepare, Send, Publish, dan Close. Sedangkan di area kanan berisi pintasan file dokumen yang baru-baru ini dibuka.
Pada bagian bawah flyout ini terdapat dua tombol perintah, yaitu Word Option (digunakan untuk melakukan properti terhadap MS Word 2007) dan Exit Word (digunakan untuk menutup jendela MS Word). Berikut ini adalah contohnya.
Nama Icon
Keterangan
New
digunakan untuk membuat file dokumen kosong baru
Open
digunakan untuk membuka file dokumen yang tersimpan
Save
perintah untuk menyimpan file dokumen aktif
Save As
digunakan untuk menyimpan file dokumen ke dalam format tertentu
Print
digunakan untuk mencetak file dokumen yang sedang aktif
Prepare
digunakan untuk melakukan properti khusus terhadap file dokumen aktif
Send
digunakan untuk mengirimkan file dokumen aktif sebagai email / faksimile
Publish
perintah untuk menerbitkan dokumen aktif ke website / blog / dll
Close
digunakan untuk menutup file dokumen aktif
1.     Mengenal Fungsi Icon pada Tab Home
Tab Home terdiri dari lima Group yaitu, Clipboard, Font, Paragraph, Styles dan editing.
Group Clipboard
Group Clipboard terdiri dari sekumpulan menu yaitu:
Paste : untuk menempelkan hasil copy atau cut.
Cut : untuk memotong teks/objek terpilih.
Copy : untuk menggandakan teks/objek terpilih.
Format Painter : digunakan untuk meniru format halaman dokumen ke dalam dokumen lainnya.
* Tombol panah kecil di sudut kanan-bawah setiap Group digunakan untuk mengakses pengaturan lanjutan mengenai fungsi suatu Group.
Group Font
Menu-menu di Group Font secara khusus berfungsi untuk pemformatan seputar huruf. Terdiri dari :
Font : untuk memilih jenis huruf
Font Size : untuk mengatur ukuran huruf
Grow Font : untuk memperbesar ukuran huruf secara instan
Shrink Font : untuk memperkecil ukuran huruf secara instan
Change Case : untuk mengubah status huruf kapital/huruf kecil
Clear Formatting : untuk menghapus pemformatan teks terpilih
Bold : untuk menebalkan teks terpilih
Italic : untuk memiringkan Teks terpilih
Underline : untuk memberikan garis bawah pada teks terpilih
Strikethrough : memberikan tanda coret padateks terpilih
Subscript : untuk mengetik karakter pemangkatan
Superscript : untuk mengetik karakter pemangkatan
Text Effect : untuk memberikan efek artistik pada teks terpilih
Text Highlight Color : untuk memberikan warna stabilo di belakang teks terpilih
Font Color : untuk mengatur warna teks terpilih.
Group Paragraph
Group Paragraph terdiri dari sekumpulan menu yang memiliki kesamaan fungsi untuk mengatur paragraf teks. perintah-perintah di Group Paragraph yaitu:
Bullets : untuk memberikan tanda bullet di tiap paragraf terpilih
Numbering : untuk memberikan format penomoran di tiap paragraf terpilih
Decrease Indent : untuk menggeser baris kedua paragraf ke kiri
Increase Indent : untuk menggeser baris kedua paragraf ke kanan
Left-to-Right : untuk menjadikan arah teks berjalan dari kiri ke kanan (format Latin)
Right-to-Left : untuk menjadikan arah teks berjalan dari kanan ke kiri (format Arab)
Sort : untuk menyortir data
Show Paragraph Marks : untuk menampilkan / menyembunyikan tanda koreksi paragraf
Align Text Left : untuk mengatur teks rata kiri
Center : untuk mengatur teks rata tengah
Align Text Right : untuk mengatur teks rata kanan
Justify : untuk mengatur teks rata kanan-kiri
Line Spacing : untuk mengatur jarak antar baris teks
Shading : untuk mengatur warna latar teks terpilih
Border : untuk memberikan garis tepi pada teks terpilih.
Group Styles
Group Styles terdiri dari dua menu. Yaitu:
Heading Styles : berisi pilihan format judul/subjudul dari paragraf terpilih
Change Styles : berisi pilihan pengaturan tema paragraf
Group Editing
Secara umum group Editing terdiri dari Find, Replace, dan Select. fungsinya adalah:
Find : untuk mencari kata tertentu berdasarkan keyword tertentu dalam suatu file
Replace : untuk mencari dan mengganti kata yang ditemukan untuk diganti dengan kata tertentu dalam suatu file
Select : digunakan untuk memilih objek atau teks tertentu di dalam suatu file.
1.     Fungsi Icon Tab Insert
Tab Insert digunakan untuk menyisipkan objek ke dalam dokumen yang dikelola. Baik berupa objek gambar, tabel, Shape, dan karakter spesial (Symbols). Bahkan dengan tab Insert tersebut, user bisa menyisipkan link ke file yang berada di luar dokumen, bahkan ke internet.
Secara umum perintah yang terdapat di Ribbon Insert terdiri dari 7 Group perintah yang memiliki kesamaan fungsi. Beberapa Group yang terdapat di tab ini adalah: (1) Pages, (2) Tables, (3) Illustrations, (4) Links, (5) Header & Footer, ( 6) Text, dan (7) Symbols.
1.     Fungsi Icon di Group Pages
Kata Kunci Bahasan
Cover Page
digunakan untuk menyisipkan serta memilih jenis halaman sampul.
Blank Page
untuk menyisipkan halaman kosong baru dalam suatu file dokumen
Break Page
untuk memisah suatu halaman file dokumen
Cover Page dibutuhkan saat user ingin membuat halaman sampul dari suatu file yang sedang digarap, merupakan fitur teranyar MS. Word yang sudah built-in sejak MS Word rilisan 2007 yang lalu. User bisa memilih bentuk sampul serta melakukan setting seperlunya, jadilah halaman sampul yang formal tanpa mengurangi nilai estetika.
Sedangkan Blank Page digunakan untuk membuat halaman kosong baru. Ini sangat membantu user saat pengelolaan dokumen harus pindah ke halaman baru, padahal baru setengah halaman yang terisi teks. Jadi user tidak perlu menekan Enter ratusan kali untuk mendapatkan halaman baru. Ini sesuai dengan visi MS. Word seabgai aplikasi perkantoran yang simpel, praktis dan efisien.
Break Page sangat dibutuhkan terutama saat user ingin memisahkan beberapa paragraf menjadi dua halaman. sebagai ilustrasi, dalam suatu dokumen teridiri dari 10 paragraf yang berjejal di satu halaman saja, terus user ingin menjadikannya sebagai dua halaman, maka user cukup meletakkan kursor di bagian akhir paragraf yang ingin dijadikan halaman pertama, klik icon Break page. Maka paragraf sesudah tanda kursor tadi akan berpindah ke halaman berikutnya. Bila dalam hal ini user menggunakan icon Blank Page, maka antara paragraf sebelum kursor dan setelahnya akan terpisah dengan satu halaman kosong.
1.     Fungsi Icon di Group Tables
Kata Kunci Pembahasan
Insert Table…
untuk menyisipkan tabel melalui dialog Insert Table
Draw Table
untuk menyisipkan tabel dengan cara menggambar di halaman dokumen
Convert Text to Table…
digunakan untuk menjadikan teks terpilih berada dalam tabel
Excel Spreadsheet
untuk menyisipkan tabel dalam bentuk lembar kerja Excel
Quick Tables…
untuk menyisipkan tabel instan yang sudah tersedia jenis dan bentuknya di dalam MS. Word 2010
Saat user meng-klik icon Table, akan muncul flyout yang berisi perintah-perintah tersebut dengan judul Insert table. Pada pilihan pertama terdapat built-in tabel. Disini user cukup memilih jumlah tabel dengan menggerakkan pointer secara diagonal dan diakhiri dengan klik kiri mouse untuk menerapkan jumlah tabel terpilih. Disini jumlah tabel terbatas dalam 10 tabel.
Insert Table… digunakan untuk menyisipkan tabel melalui dialog box. User perlu menentukan jumlah kolom ke samping di area Number of Columns serta mengisi kotak Number of Rows untuk menentukan jumlah kotak ke bawahnya. Disini jumlah tabel maupun kolom tidak dibatasi, jadi user dapat menyisipkan tabel sepuasnya melalui perintah ini.
Draw Table berfungsi untuk menyisipkan tabel dengan menggambar secara manual di area dokumen. Saat icon ini di-klik, pointer mouse langsung berupa menjadi pensil yang dinamis. Drag secara diagonal untuk membuat gambar tabel berbentuk kotak. Bila di-drag secara diagonal akan membentuk garis lurus namun tidak melupakan ekstensinya sebagai tabel. Bila user membuat garis ini secara berurutan, maka spasi antar garis yang dibuat akan menjadi area dalam suatu tabel.
Convert Text to Table digunakan untuk mengkonversi atau mengubah paragraf terpilih menjadi berbentuk tabel. Disini program berjalan secara stereotip. Program hanya melihat adanya jejak tombol Tab dan Enter di keyboard. Bila hanya ada dua paragraf yang terseleksi maka hasilnya hanya ada dua kotak atas-bawah. Apabila teks yang terseleksi terdiri dari dua paragraf yang spasinya menggunakan tab, maka hasilnya terdapat dua kolom ke samping dan dua baris ke bawah.
Excel Spreadsheet digunakan untuk menyisipkan tabel dengan format lembar kerja Excel. dengan fitur ini user dapat memasukkan rumus fungsi layaknya di lembar kerja Excel. Jadi, user dapat menghadirkan spesifikasi Excel biarpun sebenarnya sedang bekerja di aplikasi word processor.
Quick Tables… berfungsi untuk menyisipkan jenis tabel sesuai jatah yang tersedia di MS. Word 2010 ini. User dipersilahkan untuk memilih jenis dan tema tabel yang diinginkan. Dalam menu tersebut user dapat memilih desain kalender dll. sesuai bentuk yang tersedia.
1.     Fungsi Icon di Group Illustrations
Picture
digunakan untuk menyisipkan gambar yang tersimpan di komputer
Clip Art
untuk menyisipkan gambar-gambar ilustrasi yang tersedia di library program
Shapes
digunakan untuk menyisipkan objek gambar autoshape
SmartArt
digunakan untuk menyisipkan gambar dalam bentuk organization
Chart
digunakan untuk menyisipkan diagram
Picture merupakan perintah yang digunakan untuk menyisipkan gambar yang tersimpan di komuter atau di media removable lainnya. Dengan ini user dapat menyisipkan gambar atau foto. Saat user menggunakan perintah ini, user akan masuk ke jendela penjelajahan file untuk mengakses gambar di lokasi tertentu yang ingin disisipkan ke lembar dokumen.
Clip Art digunakan untuk menyisipkan gambar-gambar clip untuk tujuan ilustrasi yang berkaitan dengan tema yang dibahas dalam dokumen. Di samping itu, gambar Clip Art dapat berfungsi sebagai elemen pemanis dari dokumen yang tergarap, tentunya sesuai dengan yang tersedia di library program. Namun demikian user dapat mengunduhnya dari situs resmi Microsoft Corporation.
Shapes digunakan untuk menyisipkan objek geometris yang telah memiliki bentuk, seperti segitiga, lingkaran, bintang, segi empat, dll. Bisa dibayangkan, betapa sulitnya membuat gambar lingkaran dengan mengandalkan garis yang dibuat secara manual. Namun fakta berkata sebaliknya karena adanya fasilitas Shape ini. User dapat membuat objek lingkaran yang ideal dengan cukup menyisipkannya melalui Shape tersebut.
SmartArt merupakan fitur jelmaan Organization Chart di Word 2003 yang kini diamputasi di MS Word 2007 ini. Tak sekedar berubah nama. Siluman fitur 2003 ini memang sarat dengan objek inovatif dengan sosok tiga dimensi sebagai andalan. SmartArt berisi fitur untuk membuat gambar terstruktur yang lebih bersifat ilustratif. User bisa membuat ilustrasi jenis-jenis binatang melalui fasilitas ini.

1.     Fungsi Icon di Group Links
Kata Kunci Bahasan
Hyperlink
digunakan untuk menautkan teks / objek terpilih dengan file lain
Bookmark
digunakan membuat penanda buku
Cross-Reference
digunakan untuk membuat referensi antar file
Hyperlink digunakan untuk menghubungkan teks atau teks terpilih dengan file lain. Bahkan, user bisa menautkan teks terpilih dengan bagian tertentu di situs web.
Bookmark digunakan untuk membuat penanda buku atau sebagai halaman favorit. Disini user diminta untuk melakukan setting terhadap file yang ingin dijadikan sebagai penanda buku atau halaman favorit dari teks atau objek terpilih.
Cross-reference digunakan untuk membuat referensi atau rujukan antar file. Dengan fasilitas ini user dapat membuat rujukan ke footnote atau endnote tertentu di suatu halaman.
1.      Fungsi Icon di Group Header & Footer
Kata Kunci Bahasan
Header
digunakan untuk mengatur kepala halaman suatu file
Footer
digunakan untuk melakukan setting terhadap kaki halaman suatu file
Page Number
digunakan untuk melakukan setting terhadap homor halaman
Header digunakan untuk mengatur kop atau kepala halaman suatu file. Biasanya suatu dokumen resmi perlu dibubuhi kop dari suatu organisasi. Dengan fasilitas Header tersebut, user dapat memberikan serta mengatur format header. Disitu terdapat beberapa format Header yang sudah built-in. User dapat memilih salah satunya yang sesuai.
Footer digunakan untuk mengatur atribut suatu halaman berupa kaki halaman. Biasanya di bagian footer berisi nomor halaman serta atribut komplementer lainnya. Seperti halnya header, Footer juga berisi pilihan mengenai format Footer sehingga user tinggal memilih serta melakukan setting seperlunya. Kesamaan antara header dan Footer adalah: jika user sudah membubuhkan keduanya di halaman tertentu maka Header dan Footer di halaman lainnya akan persis sama.
1.     Fungsi Icon di Group Text
Kata Kunci Bahasan
Text Box
digunakan untuk menyisipkan kotak yang dapat diisi dengan teks
Quick Parts
digunakan untuk mengatur teks otomatis dll
WordArt
digunakan untuk menyisipkan teks bergaya artistik
Drop Cap
digunakan untuk menyisipkan huruf kapital besar pada awal paragraf
Signature Line
digunakan untuk menyisipkan tanda tangan digital
Date & Time
digunakan untuk menyisipkan tanggal dan waktu terkini
Object
digunakan untuk menyisipkan objek dengan ekstensi OLE (Object Linking Embedded)
Text Box berfungsi untuk menyisipkan kotak teks sesuai dengan pilihan yang tersedia di menu tersebut. dengan ini user tidak perlu menyisipkan objek Shape yang kemudian di-Add text. Disini user juga bisa melakukan setting seperlunya terhadap Text Box yang telah disisipkan.
Quick Parts merupakan menu yang menyediakan perintah-perintah, antara lain : (1) Autotext digunakan untuk mengatur teks otomatis, (2) Document Property untuk mengatur atribut dokumen [titel, tag, dll] (3) Field digunakan untuk menyisipkan Field atau judul tabel [dapat diset sebagai nomor otomatis sebagaimana di Access dan di Excel] (4) Building Blocks Organizer digunakan untuk mengatur seputar partikulasi Quick Parts (5) Save Selection to Quick Parts Gallery digunakan untuk menyimpan pemformatan dari teks terpilih ke dalam Quick parts Gallery.
WordArt digunakan untuk menyisipkan teks bergaya artistik. Dengan fasilitas ini user bisa menyisipkan tulisan-tulisan artistik 3 dimensi dan efek-efek lainnya. User akan diminta untuk memilih salah satu jenis Wordart, kemudian mengetikkan teks setelah terdapat perintah “Your Text here” dan dengan satu langkah lagi user sudah membuat teks dengan gaya dan efek yang fantastik.
Drop Cap digunakan untuk menysipkan huruf kapital dengan ukuran lebih besar di awal suatu paragraf. Disini lagi-lagi user disuguhi menu pilihan untuk mengambil salah satu bentuk Drop Cap yang diinginkan.
Signature Line digunakan untuk menyisipkan anda tangan digital melalui layanan khusus yang disediakan Microsoft Corporation.
Date & Time digunakan untuk menyisipkan tanggal dan waktu terkini sesuai dengan tanggal dan waktu yang berlaku dalam sistem. dengan ini user tidak perlu lagi mengutak-atik kalender atau bahkan membeli jam tangan hanya untuk membubuhkan tanggal dan waktu di surat undangan. Gunakan perintah ini untuk memasukkan waktu dan tanggal terkini di komputer.
Object digunakan untuk menyisipkan objek embedded, berupa objek yang dapat dprogram sehingga dapat menjalankan script tertentu. Objek yang dapat disisipkan dari perintah ini harus berupa objek dengan ekstensi OLE atau Object Linked Embedded.
1.     Fungsi Icon di Group Symbols
Equation: digunakan untuk menyisipkan simbol-simbol persamaan, terutama dalam bidang matematika.
Symbol: digunakan untuk menyisipkan karakter khusus.
1.     Fungsi Icon pada Tab Page Layout
Icon perintah yang terdapat di Tab Page Layout digunakan untuk pengaturan tataletak halaman dokumen Word. Tab ini terdiri dari 5 Group perintah, yaitu : (1) Themes, (2) Page Setup, (3) Page Background, (4) paragraph, dan (5) Arrange.
1.     Icon Perintah di Group Themes
kata kunci
Themes
digunakan untuk memilih tema halaman yang meliputi warna halaman berikut warna hurufnya.
Color
digunakan untuk mengatur warna tema halaman.
Fonts
digunakan untuk mengatur tema huruf yang akan diterapkan ke halaman dokumen aktif.
Effect
digunakan untuk mengatur tema efek terhadap objek Shape yang terdapat di halaman dokumen.
Menu Themes menyediakan sejumlah bentuk tema halaman secara praktis. Dengan fitur ini user dapat dengan mudah membuat dokumen artistik tanpa harus profesional di bidang setting layout. Semuanya dilakukan dengan praktis dan efisien. Bisa dibayangkan bahwa melakukan setting halaman merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Anda perlu mengamati mana judul, mana subjudul, dan mana paragraf, kemudian harus mengklasifikasikan semuanya dari segi jenis huruf, ukurannya, bahkan warnanya supaya menjadi sebuah pembukuan yang tampil dengan sosok artistik. Namun fakta berbicara lain setelah Microsoft Corporation merekrut fitur yang satu ini ke dalam produk aplikasi perkantorannya tersebut. Semua hal yang sejatinya hanya mungkin dilakukan oleh layouter profesional, kini dapat dengan mudah dilakukan oleh orang yang tidak berlatarbelakang perbukuan. Di bagian ini pula user tinggal memilih salah satu tema yang diinginkan, maka program berjalan secara otomatis membantu Anda melakukan setting layout, bagian per bagian, bahkan halaman per halaman. user hanya perlu berkonsentrasi ke layar monitor dan naskah yang diketiknya (takut dimakan kucing, he he he).
Sedangkan menu Colors berfungsi untuk memilih warna tema dengan urutan warna secara hierarkis. Pun juga, user dapat men-custom sendiri warna tema tertentu melalui menu ini. Berbeda dengan menu Themes, menu Colors hanya memungkinkan user untuk memilih jenis warna tema saja. Sementara di menu Themes adalah berisi pilihan yang mengatur jenis, warna, dan bentuk huruf; bentuk dan warna tabel; dan warna dasar dapat pula diatur dari menu ini.
Menu Fonts secara spesifik digunakan untuk memilih tema huruf. User disediakan jatah tema huruf yang akan diterapkan ke halaman dokumen. Di samping itu, menu ini juga tidak lupa memberikan peluang bagi user penganut perfeksionisme untuk mengutak-atik sendiri tema huruf yang diinginkan.
Menu Effects bergerak khusus di bidang pemberian tema efek terhadap objek geometris di halaman dokumen. Dengan ini user dapat memilih tema efek dengan nuansa warna yang telah dipilih di menu Colors. Seperti yang telah diketahui bersama bahwa untuk membuat sebuah booklet yang aduhai tidak melulu terletak dalam aspek ide yang tertuang dalam tulisan tersebut. Justru seorang layouter perlu mendandani setiap objek di setiap halaman dengan efek yang sedap dipandang mata. Namun tampaknya falsafah MS. Word tak cukup sampai disitu. Susunan dan urutan warna bahkan juga diorientasikan untuk menjelaskan sebuah hierarkis. Di menu Effects ini user akan menemukan hal-hal tersebut, namun user juga diberi peluang untuk melakukan kustomisasi dalam bidang yang satu ini.

1.     Icon Perintah di Group Page Setup
Menu-menu yang terdapat di group Page Setup disediakan untuk melakukan pengaturan halaman, yakni dalam bidang ukuran kertas, margin halaman, pengaturan kolom teks, dll. Halaman dokumen dapat diatur sesuai dengan keinginan user, terutama untuk melakukan sinkronisasi dengan jenis dan ukuran kertas yang akan digunakan nantinya. Adapun menu perintah yang terdapat di group Page Setup yaitu : (1) Margins, (2) Orientations, (3) Size, (4) Columns, (5) Breaks, (6 ) Line Numbers, dan (7) Hypenation.
kata kunci
Margins
digunakan untuk mengatur batas teks di halaman dokumen.
Orientation
digunakan untuk mengatur posisi kertas.
Size
digunakan untuk mengatur ukuran halaman.
Columns
digunakan untuk mengatur jumlah kolom teks.
Breaks
digunakan untuk mengatur kontinuitas halaman maupun kolom teks.
Line Numbers
digunakan untuk mengatur kontinuitas nomor baris teks.
Hypenation
digunakan untuk memisahkan suku kata dengan tanda hubung secara otomatis.
Menu Margins digunakan untuk mengatur batas teks di halaman dokumen. Dengan menu ini user dapat mengatur sendiri ukuran batas teks sebelah kanan, kiri, atas, dan bagian bawah halaman. Di menu ini user telah disediakan bentuk margin bentuk standar. Namun user tetap berpeluang untuk melakukan kustomisasi terhadap file dokumen garapannya.
Sedangkan menu Orientations digunakan untuk mengatur posisi kertas sesuai keinginan pengguna. Disini hanya terdapat dua pilihan, yaitu potrait untuk posisi kertas tegak dan landscape untuk posisi kertas datar.
Menu Size digunakan untuk mengatur ukuran halaman dalam rangka adaptasi dengan kertas yang nantinya akan dijadikan media cetak. Di menu ini user telah disediakan beberapa ukuran kertas standar namun ia tetap berkesempatan untuk mengkustomisasi ukuran sesuai dengan keinginan.
Menu Columns digunakan untuk mengatur jumlah kolom teks pada dokumen yang tengah digarap. Dengan menu ini user dapat menjadikannya dua kolom, tiga kolom, dll. Di bagian ini MS. Word juga memberikan satu peluang bagi user untuk melakukan kustomisasi terhadap kolom teks dari dokumen yang digarap.
Menu Breaks digunakan untuk memisahkan halaman, kolom teks, dll. Menu ini sejatinya sudah punya lokasi di ribbon Insert namun masih juga pesan tempat di ribbon Page Layout ini. Rupanya MS. Word punya setumpuk alasan mengapa menu ini muncul dua kali di tempat yang berbeda. di ribbon Insert icon ini berupa perintah langsung untuk memisahkan suatu halaman. Namun di ribbon Page Layout, icon ini justru berupa menu pilihan. Di dalamnya terdapat beberapa perintah yang mendukung untuk memisahkan halaman, memisahkan kolom teks, bahkan untuk mengakhiri seksi tulisan. Selain itu, juga menyediakan fasilitas untuk men-sett nomor halaman, juga berisi perintah untuk melanjutkan kembali format yang telah di-break sebelumnya.
Line Numbers digunakan untuk pengaturan seputar nomor baris dalam dokumen. Sering user dibuat kewalahan saat melakukan pengelompokan dua penomoran yang berbeda, namun nomornya justru berkelanjutan dari kelompok sebelumnya. Dengan menu ini user hanya perlu menyeleksi sekelompok baris penomoran, masuk ke menu ini dan klik perintah Restart Numbering, maka kelompok terseleksi tadi sudah menjadi dua kelompok penomoran yang berbeda. User juga bisa melanjutkan dari penomoran sebelumnya meskipun sudah terpaut beberapa paragraf lain.
Sedangkan menu Hyphenation digunakan untuk memisah suku kata secara otomatis dengan tanda hubung saat kata kompleks (terdiri lebih dari dua suku kata) berada di akhir baris. Kolom yang sempit dan format teks rata kanan-kiri menyebabkan jarak antar kata kurang ideal. Apalagi didominasi kata kompleks. Hyphenation menangani perkara ini. Ia akan melakukan idealisasi jarak antar kata dengan cara memisah partikel kata dengan tanda hubung dan menyisipkan suku kata setelah tanda hubung ke baris berikutnya secara otomatis, dan menggabungkannya kembali bila area cukup luas, dalam rangka idealisasi jarak antar kata. Seleksi teks dimaksud atau seluruh teks di dokumen, lalu manfaatkan perintah Hyphenation ini, dan pilih Automatic. Maka Hyphenation akan bekerja sesuai dengan job description-nya.
1.     Icon Perintah di Group Page Background
Perintah-perintah di group Page Background digunakan untuk mengatur latar belakang halaman file dokumen yang sedang digarap. Ada tiga menu perintah: (1) Watemark (2) Page Color, dan (3) Page Borders.
KATA KUNCI
Watermark
digunakan untuk memberikan efek tanda air di belakang teks.

Page Color

digunakan untuk mengatur warna latar halaman.
Page Borders
digunakan untuk mengatur garis tepi halaman.
Watermark atau tanda air sangat berguna saat suatu dukumen akan dipublikasikan hanya sebagai contoh dari dokumen aslinya. Agar bisa dibedakan antara dokumen “kelinci percobaan” tersebut dengan aslinya maka user dapat membubuhi tanda air berupa tulisan remang-remang di belakang teks. Selain itu, menu perintah tersebut juga digunakan untuk menghilangkan tanda air yang telah disematkan. Bahkan, disini user diberi kewenangan untuk mengkustomisasi tanda air di latarbelakang halaman. Watermark juga berguna untuk memberikan pesan tertentu di halaman latar.
Page Color digunakan untuk mengatur warna latar halaman dokumen tergarap. Disini user disuguhi sejumlah pilihan warna opsional sebagai warna latar dokumen yang tengah diaktifkannya. Selain itu, user juga diberi peluang untuk masuk ke opsi lanjutan bila ingin mengatur warna latar dokumen garapannya secara lebih spesifik lagi. Jadi, dengan ini suatu dokumen menjadi lebih berwarna, sebagaimana hidup ini yang penuh warna-warni. Cuma yang perlu dicatat bahwa user perlu melakukan sinkronisasi antara teks dengan warna latar yang diinginkan. Bila warna teks yang dipilih berwarna gelap, usahakan agar memilih warna background yang agak cerah. Demikian juga sebaliknya. Jadi, antara warna background dengan warna teks harus kontras, namun jangan terlalu norak.
Sedangkan Page Border digunakan untuk mengatur garis tepi halaman dokumen. garis tepi dapat berupa garis stamdar maupun dengan kustomisasi yang spesifik. Ini diperlukan, terutama saat menggarap brosur, piagam, dll. Saat user mengklik perintah Page Border tersebut maka ia akan masuk ke dialog box yang berisi pengaturan seputar border halaman.
1.     Icon Perintah di Group Paragraph
Menu perintah di Group Paragraph ini secara umum digunakan untuk pengaturan seputar paragraf teks. Sedangkan perintah-perintah yang terdapat di group ini: (1) Indent, dan (2) Spacing.
KATA KUNCI
Indent
digunakan untuk mengatur batas teks;
Spacing
digunakan untuk mengatur jarak antar paragraf.
1.     Indent
Indent digunakan untuk mengatur batas teks sebelah kanan dan batas teks sebelah kiri. Disini user disuguhi 2 kotak, yakni Left dan Right. User pasti tahu bahwa Left digunakan untuk mengatur batas kiri paragraf, dan Right digunakan untuk mengatur batas kanan paragraf. Sebenarnya User bisa melakukannya di opsi Margins yang beralamat di group page Setup. Namun tak jarang di tengah garapan suatu dokumen perlu mengatur Indent kanan atau kiri. Contoh, kalimat kutipan panjang perlu Indent lebih dalam dibanding paragraf lainnya. Bila dalam hal ini user mengaturnya di Margins, maka paragraf lain juga berubah posisinya. Dengan perintah Indent di group Paragraph ini user dapat mengatur secara spesifik paragraf terpilih apagr indent-nya berbeda dengan paragraf standar lainnya bawaan pengaturan margins.
2.     Spacing
Menu Spacing digunakan untuk mengatur jarak antar paragraf, baik dengan paragraf sebelumnya (Before) maupun dengan paragraf sesudahnya (After). User dapat mengatur jarak paragraf dengan meng-klik panah ke atas dan panah ke bawah di sebelah kanan kotak Before atau After. Namun demikian, user dapat memberikan pengaturan lanjutan dari paragraf ini dengan meng-klik panah di sudut kanan-bawah group Paragraph ini.
1.     Icon Perintah di Group Arrange
Secara umum, perintah-perintah di group ini digunakan untuk mengatur: (a ) posisi objek di antara teks, (2) posisi objek dengan objek lainnya, (3) mengatur aliansi objek di halaman dokumen.
KATA KUNCI
Position
digunakan untuk mengatur posisi objek di dalam suatu halaman
Wrap text
digunakan untuk mengatur posisi objek dalam kaitannya dengan paragraf teks
Bring Forward
digunakan untuk untuk memposisikan suatu objek dengan objek lainnya
Send Backward
digunakan untuk mengirim objek terpilih ke belakang objek lainnya
Selection Pane
menampilkan panel navigasi objek
Align
digunakan untuk mengatur posisi objek lepas
Group
digunakan untuk mengelompokkan beberapa objek menjadi satu grup
Rotate
digunakan untuk memutar, dan membalik suatu objek terpilih
1.     Position
Position digunakan untuk mengatur posisi objek di dalam suatu halaman. Disini user disuguhi opsi yang instan, dimana user hanya perlu menyeleksi objek, masuk ke menu ini, dan pilih posisi objek yang diinginkan. Dengan ini user dapat langsung menempatkan objek di tengah halaman, di tepi kanan atau kiri halaman, dll. Disini user diberi peluang untuk masuk ke pengaturan spesifik dalam hal ini.
2.     Wrap Text
Berbeda dengan perintah Position, Wrap Text digunakan untuk mengatur posisi objek dalam kaitannya dengan paragraf teks. Dengan perintah ini user memungkinkan untuk mengatur posisi teks di depan objek, di belakang objek, di penjuru objek, di atas-bawah objek, dll. Bila user menyisipkan gambar ilustratif di paragraf terpilih, maka secara default posisi objek akan sejajar dengan baris teks. Bila diabaikan, hal yang lucu pun terjadi. Disini antara objek dan teks seakan-akan gajah dan semut berjalan beriringan dan tentunya si gambar akan boros tempat dan ruang. Disini user dapat memposisikan teks berada di segala penjuru objek sehingga terkesan rapi dan estetik. Malahan dengan perintah ini user dapat mengatur sendiri suatu Wrap Point (dengan edit Wrap Point) sehingga memungkinkan agar tulisan mengikuti lekuk tubuh yang aduhai.
3.     Bring Forward
Berbeda dengan Wrap Text, Bring Forward digunakan untuk untuk memposisikan suatu objek dengan objek lainnya saja. Secara default, objek yang datang lebih akhir akan beridiri di depan objek sebelumnya. Pasalnya, bagaimana bila user ingin memindahkan objek ke depan objek lainnya? Tentu saja icon Bring Forward membantu perkara ini. Aktifkan objek dimaksud, lalu klik icon Bring Forward ini.
4.     Send Backward
Send Backward bekerja secara kontradiktif dengan Bring Forward. Icon Send Backward digunakan untuk mengirim objek terpilih ke belakang objek lainnya. Disini cara penggunannya pun sama dengan Bring Forward. Seleksi objek dimaksud, kemudian klik icon perintah Send Backward ini, maka objek terpilih akan berada di belakang objek lainnya.
5.     Selection Pane
User yang akrab dengan aplikasi grafis bernama lengkap Adobe Photoshop (PS & son, he he he) tentu tidak asing lagi dengan icon perintah yang satu ini. Meskipun berbeda nama, tapi fungsinya mirip dengan aplikasi berbasis bitmap tersebut. Bahasa inggrisnya, bila di halaman dokumen terdapat sejumlah objek yang berjejal, tentu user merasa kewalahan untuk mengaktifkan serta mengelola objek yang diinginkan. Perintah Selection Pane memang dipermak demi menjawab kegalauan ini, Aktifkan icon Selection pane, akan muncul panel seleksi di kanan jendela. Dengan panel ini user hanya perlu meg-klik icon gambar tertentu di dalam Selection pane, dan setiap icon merujuk terhadap objek tertentu di halaman dokumen. Sehingga pekerjaan mengolah objek menjadi semakin mudah dan gampang, segampang user memilih objek di panel History dalam Adobe Photoshop.
6.     Align
Perintah Align digunakan untuk mengatur posisi objek lepas. perintah ini tidak akan aktif bila objek terpilih berada di Wraping “In Line With Text”. User dapat mengatur posisi objek terpilih sehingga berada di tengah halaman, di bagian tepi, maupun di bagian lainnya sesuai keinginan. Disini juga disuguhi opsi lanjtan bagi user yang ingin melakukan property lanjutan dari suatu objek yang dipilihnya.
7.     Group
Perintah Group digunakan untuk mengelompokkan beberapa objek menjadi satu grup. Bila beberapa objek akan dikelola dengan pengaturan yang sama tentu akan lebih efisien bila user memanfaatkan fasilitas ini. Sebagai ilustrasi, ada 2 ribu objek yang akan dikelola seara bersamaan. Bila disini user menggunakan cara konvensional, mungkin butuh 6 jam untuk memindahkan, memberi warna satu per satu. Dengan perintah Group, user cukup memilih semua objek dimaksud, meng-klik perintah group, dan sejanjutnya kelompok objek dapat diaktifkan hanya dengan sekali klik saja, maka objek dalam satu grup akan aktif semuanya.
8.     Rotate
Rotate digunakan untuk memutar, dan membalik suatu objek terpilih. Bila dalam suatu kasus, user ingin membuat gambar simetri lipat dari suatu bangun, buat suatu bangun datar, tekan Ctrl+D, kemudian klik perintah Rotate>Flip Horizontal. Sekarang user sudah membuat simetri lipat dengan segmen yang benar-benar sebangun.
1.     FUNGSI ICON PADA TAB REFERENCES
Icon perintah yang terdapat di tab References secara umum digunakan untuk properti seputar rujukan atau referensi yang berkaitan dengan dunia perbukuan. Sebuah perbukuan yang bahenol perlu dilengkapi dengan atribut referensi yang lengkap, agar ide yang tertuang di dalamnya semakin gagah perkasa. Tampaknya tab Reference ini juga kompatibel bagi pengguna dalam menggarap dokumen yang cukup kompleks. Misalnya proposal, skripsi (dan saudara-saudaranya). Bagi teman-teman yang merasa calon sarjana mungkin perlu mengakrabkan diri dengan tab Reference ini sebagai persiapan menyambut tugas akhir yang sangat dituntut untuk melengkapinya dengan atribut referensi semisal footnote dan endnote.
Tab References terdiri dari 6 group: (1) Table of Contens, (2) Footnotes, (3) Citation & Bibliography, (4) Captions, (5) Index, dan (6) Table of Authorities.
1.     Icon Perintah pada Group Table of Contens
Icon perintah yang terdapat pada group Table of Contens terdiri dari 3 icon: Table of Contens, Add Text, dan Update Table.
Menu Table of Contens digunakan untuk pengelolaan daftar isi. Dengan menu ini user bisa menysipkan daftar isi otomatis pada sebuah halaman dokumen. Bila mode otomatis yang dipilih, maka fitur ini akan mencari judul dan subjudul secara otomatis dari file dokumen yang tengah Anda garap. Itulah sebabnya, sebelumnya Anda perlu memformat heading style atau format judul pada dokumen yang tengah dikerjakan. Dengan kata lain, daftar ini sebaiknya disisipkan ketika judul atau subjudul sudah terbentuk, meskipun hanya sebagian saja. Dengan menu ini pula Anda dengan leluasa dapat mengatur daftar isi yang sudah disisipkan.
Perintah Add Text digunakan untuk mengelola paragraf terpilih dalam kaitannya sebagai entri dalam daftar isi yang sudah dibuat. tentu Anda tahu bahwa mesin otomatis tidak selamanya dapat menjalankan tugas spesifik yang sangat detail. Sehingga perlu adanya opsi yang memungkinkan user untuk melakukan customisasi bila nantinya ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tak jarang, di tengah penulisan, akan membaca sebuah alinea biasa sebagai judul. Di kasus lain, Anda mungkin menghendaki sebuah judul untuk dimasukkan ke level 2 (subjudul) namun sistem justru menjadikannya sebagai judul (level 1). Sehingga langkah kustomisasi tampaknya perlu dilakukan agar hasil pekerjaan sesuai dengan yang diinginkan. Disinilah fungsi sebenarnya dari perintah ini. Bila diklik, menu ini akan memunculkan pulldown yang terdiri dari beberapa opsi pendukung sisipan tersebut. Anda bisa memilih, apakah mau disisipkan sebagai judul (level 1), atau subjudul (level 2), dll.
Sedangkan perintah Update Table digunakan untuk memperbarui daftar isi. Adanya perubahan pada sebuah dokumen, misalnya saat Anda menghapus suatu judul atau subjudul tidak secara otomatis mempengaruhi status daftar isi. Update Table berfungsi untuk sinkronisasi antara daftar isi dengan perubahan terkini dalam dokumen.
1.     Icon Perintah pada Group Footnotes
Umumnya, semua icon perintah yang terdapat di group Footnotes ini pengelolaan referensi tulisan. Group ini memiliki flyout di bagian kanan-bawahnya yang berisi properti lebih detail seputar referensi dokumen. Group ini terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert Footnote, (2) Insert Endnote, (3) Next Footnote, dan (4) Show Notes.
Insert Footnote digunakan untuk menyisipkan catatan kaki (rujukan yang berada di bagian bawah halaman atau footer). Suatu istilah kadang merasa perlu untuk dijelaskan lebih detail untuk memunculkan pemahaman yang konkrit, namun tidak mungkin dijelasakan dalam paragraf bahasan. Bila dipaksa akan memutus alur bahasan itu sendiri. Sebagai alternatif, Anda menyisipkan catatan kaki untuk menjelaskan lebih detail tentang istilah yang dipakai. Aktifkan kursor di sebelah kanan kata yang dimaksud, lalu klik icon ini, maka sistem akan membawa kursor ke bagian bawah halaman dan mempersilahkan Anda menulis catatan kaki.
Berbeda dengan Footnote, Endnote digunakan untuk menyisipkan catatan di akhir bab. Namun demikian, cara penggunaannya sama, bila perintah Endnote diklik, sistem akan membawa Anda pada akhir bab dan mempersihakan Anda untuk menuliskan catatan mengenai kata tertentu sesuai yang ditunjuk oleh kursor.
Sedangkan Next Footnote berfungsi untuk memantau footnote dan endnote. Icon ini memiliki down arrow. Bila diklik, akan muncul flyout yang berisi menu seputar pemantauan footnote dan end note yang terdapat di seluruh file dokumen aktif.
Icon Show Notes digunakan untuk memperlihatkan lokasi catatan, baik footnote maupun endnote. Bila Anda mengaktifkan perintah ini, maka sitem akan menampilkan letak catatan dari halaman dokumen yang sedang aktif. Untuk menonaktifkan tampilan tersebut, klik sekali lagi icon perintah Show Notes tersebut.
1.     Icon Perintah pada Group Citation & Bibliography
Icon perintah yang terdapat di group Citation & Bibliography digunakan untuk pengelolaan kutipan dan daftar pustaka. Group ini sangat membantu dalam pengelolaan daftar kutipan dan daftar pustaka yang sering membingungkan kita saat menggarap tulisan kompleks. Saat kita berusaha jujur dalam kutipan daftar pustaka dari buku yang dikutip, malah kita dibuat bingung. “ini ngambil dari buku mana, waduh saya lupa.” (he he he).
Di kasus lain, seorang penulis masih perlu mencatat di buku khusus, namun nasib baik lagi tidak memihak, buku yang tersimpan rapi, ternyata dibawa main sama anak keduanya (hehehe.. nasib, nasib). Agar kasus ini terantisipasi, dan Anda tidak perlu lagi selingkuh dengan buku catatan tradisional, group Citation & Bibliography membantu Anda dalam pengelolaan ini. Group ini terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert Citation, (2) Manage Source (3) Style, dan (4) Bibliography.
Insert Citation digunakan untuk menyisipkan kutipan langsung pada daerah kursor aktif. Dengan icon ini, Anda tidak melakukan pemformatan secara tradisional. Tentukan letak kursor, klik icon ini, Anda akan dihadapkan pada sejumlah opsi untuk keperluan menyisipkan kutipan.
Sedangkan icon Manage Sources digunakan untuk mengelola seluruh sumber kutipan yang mungkin sudah disisipkan di semua segmen file dokumen. Klik icon ini, Anda akan dibawa untuk berkonsentrasi dengan pengaturan semua sumber kutipan yang disisipkan tersebut.
Menu Style berfungsi untuk memilih bentuk bibliography yang diinginkan. Anda tidak perlu membuat sendiri bentuk daftar pustaka yang mungkin kita belum memahaminya. Pilih format daftar pustaka disini dan rasakan kemudahan dalam memilih format daftar pustaka yang resmi.
Menu Bibliography digunakan untuk menyisipkan daftar pustaka ke dalam file dokumen aktif. Seperti yang telah dijelaskan di atas, daftar pustaka sangat berkaitan dengan bahan kutipan yang telah disisipkan. Mungkin ada baiknya setelah Anda sisipkan kutipan langsung, Anda tidak lupa untuk mengklik icon Bibliography ini agar tidak perlu lagi mencatat di buku tradisional.
1.     Icon Perintah pada Group Captions
Group Captions secara umum digunakan untuk menyisipkan keterangan mengenai gambar atau ilustrasi yang terdapat dalam dokumen. terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert Caption, (2) Insert Table of Figures, (3) Update Table, dan (4) Cross-reference.
Insert Caption digunakan untuk membubuhkan keterangan seputar ilustrasi atau gambar yang sudah disisipkan. Memang kita akui bahwa gambar cukup membantu memperjelas suatu bahasan. Namun gambar tersebut juga perlu diarahkan dengan sedikit keterangan seputar gambar tersebut. Bila tidak, mungkin ada sedikit pergeseran pemahaman tentang gambar ilustrasi tersebut. Bila dalam ilustrasi terapat cewek cantik, mungkin pembaca justru terpaku dengan wajah cewek itu (termasuk saya, heheh). Mungkin tidak demikian bila kita membubuhkan keterangan mengenai gambar itu.
Sedangkan icon Insert Table of Figures digunakan untuk menyisipkan daftar isi gambar yang disisipkan ke dalam dokumen. Umumnya dalam perbukuan merasa perlu untuk melakukan katalog mengenai gambar-gambar yang terdapat di buku, untuk memudahkan pembaca dalam menavigasi seluruh gambar yang ada di sebuah buku. Icon Insert Table of Figures digunakan untuk melakukan urusan tersebut. Sehingga dengan mudah dapat membuat katalog gambar deskripsi di sebuah buku.
Icon Update Table digunakan untuk melakukan pembaruan terhadap daftar katalog gambar. Perubahan di segmen gambar tidak serta-merta langsung mengubah katalog yang sudah dimasukkan sebelumnya. Misal, kita menambah atau menghaps suatu gambar ilustrasi. Kasus lain, nomor katalog gambar mungkin amburadul saat menyisipkan gambar baru diantara gambar lainnya. Dengan icon Update Table tersebut, sistem akan mengurutkan nomor katalog gambar tersebut.
Icon perintah Cross-reference berfungsi untuk menyisipkan referensi silang. Tak jarang pengulangan istilah di halaman lain juga perlu dijelaskan kembali di catatan kaki. Namun bagaimana bila hal itu harus diulang 100 kali? Disinilah fungsi sebenarnya dari icon Cross-reference tersebut. Anda bisa merujukkannya ke footnote atau endnote di halaman lainnya.
1.     Icon Perintah pada Group Index
Group Index secara umum berfungsi untuk pengelolaan daftar kata yang dibahas di buku. Group ini terdiri dari 3 icon perintah: (1) Mark Entry, (2) Insert Index, dan (3) Update Index.
Mark Entry digunakan untuk menandai masukan baru dalam dokumen. Saat mengedit tulisan mungkin dihadapkan pada situasi dimana Anda merasa perlu membedakan antara kata masukan yang baru dengan yang lama. Icon perintah Mark Entry akan membantu Anda dalam pengelolaan seputar masukan baru dalam sebuah dokumen. Dengan icon ini, entri kata yang baru akan ditandai dengan warna tertentu sehingga dengan mudah Anda bisa membedakan antara masukan kata yang sebelumnya dengan entri kata yang terbaru.
Sedangkan icon Insert index digunakan untuk menyisipkan daftar kata (indeks) ke dalam dokumen. Indeks menggambarkan kata atau istilah yang dibahas di dalam tulisan Anda. Dengan indeks, pembaca akan memiliki navigasi untuk mengenal sepintas tentang perbendaharaan sebuah buku. Icon Index membantu Anda dalam pengelolaan indeks di dokumen garapan Anda.
Update Index digunakan untuk memperbarui daftar indeks terkini. Saat Anda menambahkan kalimat baru di suatu bahasan, mungkin akan menggeser halaman yang sebelumnya sudah terdaftar dalam indeks sehingga daftar nomor halaman yang sudah terindeks tidak akurat lagi dengan kondisi terbaru dari dokumen Anda. Gunakan icon update Index tersebut untuk memperbarui daftar di indeks sesuai dengan kondisi terkini di dokumen Anda.
1.     Fungsi Icon pada Tab Mailing
Menu Mailings
Menu Mailings berfungsi misalnya untuk pembuatan penamaan pada amplop atau label (Mailings – Create), pembuatan Mail Merge (Start Mail Merge), dll.
1.     Fungsi Icon pada Tab Review
Menu Review
Menu Review berfungsi misalnya untuk pengecekan Spelling Grammar, pemberian Comment pada halaman penulisan, dll.
Fungsi Icon pada Tab View 
Menu View
Menu View untuk membantu pengecekan secara keseluruhan atau draft penulisan apakah sudah sesuai seperti yang di-ingin-kan dengan bantuan fungsi menu Document Views; Format pengaturan dengan bantuan Show/Hide (ada pilihan Ruler, Gridlines, Document map, Thumbnails, dan Message Bar); pembesaran atau pengecilan dengan fungsi menu Zoom; Pengaturan penampilan secara Window dengan bantuan menu Window (Arrange All, untuk menampilkan seluruh dokumen Ms-Word yang sedang aktif dalam satu layar, agar tampilan kembali normal maka cukup klik Maximize) atau (Split, memotong layar penulisan yang sedang aktif kemudian di bawah layar tersebut akan tampil layar seluruh penulisan dari judul penulisan yang sama, biasanya berguna untuk pengecekan supaya tidak bolak-balik mencari-cari penulisan yang hendak dibandingkan). Ada juga menu Macros apabila penulisan menggunakannya.
Fungsi Icon pada Tab Format 
Di mana pengaturan gambar (Picture Tools) ?
Untuk pengaturan gambar (Picture Tools), biasanya memerlukan fungsi Crop (memotong bagian yang tidak diperlukan) dan Text Wrapping (letak posisi gambar, apakah di atas tulisan, mengikuti tulisan, di belakang tulisan, dll). Pengaturan gambar akan tampil pada menu kanan atas setelah mouse di-klik pada gambar yang akan diatur. Seperti terlihat pada Gb. 35.
Fungsi Icon pada TabCustomize Toolbar
Di mana Customize Toolbar ?
Kemudian di manakah pengaturan Undo Typing (mengulangi format penulisan yang sebelumnya) dan Repeat Typing (menuju ke format penulisan yang sesudahnya) ? Juga Save (simpan file) secara praktis ?
Cukup klik menu pojok kiri atas, persis di samping kanan Office Button, terdapat Customize Quick AccessToolbar.
6.     Bagaimana cara praktis klik fungsi-fungsi penulisan yang sering digunakan ?
Dalam penulisan seringkali menggunakan fungsi Bold, Italic atau Underline pada penulisan, cara praktisnya adalah blok kalimat yang hendak ditambahkan formatnya kemudian secara otomatis akan tampil window yang terdapat fungsi-fungsi yang diperlukan,
1.     Fungsi tombol keyboard komputer
Ctrl + A                       : select All
Ctrl + B                       : bold
Ctrl + C                       : copy
Ctrl +D                        : font
Ctrl + E                       : rata tengah
Ctrl + F                       : find
Ctrl + G                       : Go to
Ctrl + H                       : replace
Ctrl + I                        : teks miring
Ctrl + J                        : justify alighment
Ctrl + K                       : insert hyperlink
Ctrl + L                       : rata kanan
Ctrl + M                      : hanging ident
Ctrl + N                       : new
Ctrl + O           : open
Ctrl + P                       : print
Ctrl + Q                       : normal style
Ctrl +R                        : rata kiri
Ctrl + S                        : save/ save as
Ctrl + T                       : left ident
Ctrl + U                       : underline
Ctrl + V                       : paste
Ctrl + W          : close
Ctrl + X                       : cut
Ctrl + Y                       : redo
Ctrl + Z                       : undo
Ctrl +1                        : singgle spacing
Ctrl + 2                       : double spacing
Ctrl + 5                       : 1,5 lines
Ctrl + esc        : star menu
F1                    : menjalankan fungsi pertolongan yang disediakan Ms. Word
F2                    : memindahkan teks atau objek yang dipilih
F3                    : menjalankan perintah autotext
F4                    : megulangi perintah sebelumnya
F5                    : menjalankan perintah find
F6                    : menjalankan perintah other pane
F7                    : memeriksa kesalahan ketik dan ejaan teks
F8                    : awal perintah penyorotan /pemilohan teks atau objel
F9                    : mengupdate field
F10                 : mengaktifkan menu
F11                 : memasukkan field berikutnya
F12                 : mengaktifkan dialog save as
Esc                  : membatalkan dialog /perintah
Enter               : melaksanakan pilihan atau engakhiri suatu paragraf
Tab                 : Memindahkan  teks sesuai dengan tanda tab yang ada pada ruler
horizontal.
Windows         : Mengaktifkan menu start.
Shortcut         : Mengaktifkan shortcut pada posisi kursor.
Delete                          : Menghapus 1 karakter di sebelah kanan kursor.
Backspace       : Menghapus 1 karakter di sebelah kiri kursor.
Insert               : Menyisip karakter di posisi kursor.
Home               : Memindahkan posisi kursor ke awal baris.
End                  : Memindahkan posisi kursor ke akhir baris.
Page Up           : Menggulung layar ke atas.
Page Down     : Menggulung layar  ke bawah.
Up                    : Memindahakan kursor 1 baris ke atas.
Down                  : Memindahkan kursor 1 baris ke bawah.
Left                     : Memindahkan kursor 1 karakter ke kiri.
Right               : Memindahkan kursor  1 karakter ke kanan.
Num Lock On   : Fungsi pengetikan angka-angka dan operator matematik aktif.
Num Lock Off   : Fungsi tombol navigasi aktif.
Shift + F10       : Membuka menu pintas, sama seperti mengklik kanan.
Alt       : Penekanan tombol yang tidak dikombinasikan dengan tombol lain   hanya berfungsi untuk mengaktifkan atau memulai penggunaan menu bar.
Shift + Delete             : Menghapus item yang dipilih secara permanen tanpa     menempatkan item dalam Recyle Bin.
Ctrl + Right Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal kata berikutnya.
Ctrl + Left Arrow    : Memindahkan titik penyisipan ke awal kata sebelumnya.
Ctrl + Down Arrow : Memindahkan titik penyisipan  ke awal paragraf berikutnya.
Ctrl + Up Arrow      : Memindahkan titik  penyisipan ke awal paragraf sebelumnya.
Alt + F4                : Menutup item aktif, atau keluar  dari program aktif.
Alt +  Enter              : Menampilkan properti dari objek yang dipilih.
Alt + spacebar                : Buka menu shortcut untuk jendela aktif.
Ctrl + F4         : Close dokumen aktif dalam program-program yang memungkinkan anda untuk memiliki beberapa dokumen yang terbuka secara bersamaan.
Alt + Tab             : Switch antara item yang terbuka.
Alt + Esc              : Cycle melalui item dalam urutan yang mereka telah dibuka.
Ctrl + Shift + Tab    : Bergerak mundur melalui tab
Shift + Tab          : Bergerak Mundur melalui pilihan.
1.     Memulai Mengoperasikan Microsoft word     
Membuka  Microsoft word
Untuk membuka Microsoft Word, ada beberapa cara, diantaranya adalah :
1.     Klik tombol Start yang ada di taskbar.
2.     Pilih menu program.
3.     Kemudian pilih dan dan klik program aplikasi Microsoft Word. Tunggu sampai jendela program Microsoft Word ditampilkan.

1.     Klik Office Buttom > New.
2.     Pada Kotak Dialog yang muncul Pilih > Blank Document > klik tombol Create.
3.     Untuk membuat dokumen baru dari Templates, pilih pada bagian kelompok Templates, Klik Tombol Create.
4. Pada windows yang muncul, letakkan kursor dimana anda akan mulai mengetik.
Mengetik  Dokumen Baru
pada saat memulai program aplikasi Microsoft Word, secara otomatis, dokumen baru yang masih kosong yang diberi nama dokumen1 akan ditampilkan dan siap digunakan. Setiap mengetik teks, teks yang anda ketik akan muncul diposisi kursor dan kursor akan bergeser ke kanan. Anda dapat memindahkan kursor dengan keyboard atau mouse. Jika teks yang sedang anda ketik mencapai akhir dari baris, maka teks tersebut akan dilipat dan kursor secara otomatis panda ke awal baris berikutnya. Bila perlu tekan tombol enter untuk memindahkan titik sisip ke baris berikutnya, hanya jika anda ingin memulai pengetikan di baris baru sebelum mencapai batas kanan, membuat baris kosong atau memulai paragraph baru.
Microsoft Word mendefinisikan sebuah paragraf sebagai sejumlah karakter, kata, atau kalimat yang diakhiri dengan tanda paragraph. Tanda paragraf akan disisipkan pada waktu anda menekan tombol Enter. Tanda paragaraf ini penting untuk mengetahui di mana suatu paragraf dimulai dan berakhir pada dokumen anda. Dalam keadaan defaultnya, tanda paragraf ini tidak ditampilkan.
1.     Mengedit Teks
Jika anda membuat kesalahan  selama proses pengetikan, anda dapat memperbaikinya dengan berbagai cara berikut ini :
Tekan tombol Backspace untuk menghapus satu karakter di kiri titik sisip.
Tekan tombol Delete untuk menghapus karakter di kanan titik sisip.
Untuk melakukan pengulangan dari teks yang baru anda ketik, pilih menu Edit, Repeat Typing (Ctrl + Y).
Untuk menghapus teks yang baru saja anda ketik, pilih dan klik menu Edit, Undo, Typing (Ctrl +Z) atau klik tombol undo pada toolbar Standard.
Untuk pindah ke baris baru tanpa menyisipkan sebuah tanda paragraph, tekan tombol Shift + Enter.
Meng-Copy /  Menyalin Teks
Untuk menyalin teks yang anda pilih kelokasi lain, ikuti langkah berikut ini :
1.     Pilih teks yang akan anda salin.
2.     Kemudian pilih dan klik menu Edit, Copy (Ctrl +C).
3.     Tempatkan titik sisip di lokasi baru.
4.     Kemudian pilih dan klik menu Edit, Paste (Ctrl +V).
Men- Delete / Menghapus Teks
Untuk menghapus teks yang telah anda pilih, ikuti langkah berikut ini :
1.     Pilih teks yang akan anda hapus.
2.     Kemudian pilih dan klik menu Edit, Clear atau tekan tombol Delete.
Meng-Cut-Paste / Memindahkan Teks
Untuk memindahkan  teks yang anda pilih dilokasi yang baru, ikuti langkah berikut ini :
1.     Pilih teks yang akan anda pindahkan.
2.     Kemudian pilih dan klik menu Edit, Cut (Ctrl + X).
3.     Tempatkan titik sisip pada lokasi baru.
4.     Kemudian pilih dan klik menu Edit, Paste (Ctrl + V).
1.     Format Teks
Pilih atau sosrot  teks yang akan anda format, kemudian atur formatnya sesuai yang  anda inginkan.
Tempatkan titik sisip pada posisi awal pengetikan teks, atur formatnya, kemudian ketik teks yang anda inginkan.
Dengan cara ini, semua teks yang anda ketik mulai dari posisi titik sisip akan mengikuti format yang anda pilih sampai anda  melakukan perubahan kembali atau memindahkan posisi titik sisip ke bagian lain pada dokumen.
1.     Mengubah Jenis dan Bentuk Huruf (Font)
Setiap jenis dan bentuk huruf (font) mempunyai nama, misalnya Arial, Times, Courier, dan lain-lain. Untuk mengubah font dari teks yang sebelumnya adalah :
Pilih atau sorot teks yang akan anda ubah fontnya.
Pilih dan klik font yang anda inginkan pada tombol daftar pilihan font yang terdapat pada baris toolbar Formatting atau tekan Ctrl + Shif  + F.
1.     Mengubah Ukuran Huruf (Font Size)
Semua teks yang anda ketikkan  pada dokumen baru dengan menggunakan template Blank document akan memakai pilihan Default Font Times New Roman dengan ukuran huruf 10 point. Untuk mengubah ukuran huruf ( Font Size) dari teks yang sebelumnya anda ketik, ikuti langkah berikut ini :
1.     Pilih atau sorot teks  yang akan anda ubah ukurannya.
2.     Pilih dan klik ukuran yang anda inginkan pada tombol daftar pilihan font size yang terdapat pada baris toolbar formatting atau teka tombol Ctrl + Shift + P.
1.     Mengatur Format Paragraph
Dalam  Mifcrosoft Word, paragraph adalah segala sesuatu yang diakhiri dengan menekan tombol Enter. Paragraph mungkin berupa judul laporan, bagian suatu daftar, baris kosong diantara dua paragraph, sekumpulan  teks atau kalimat yang mempunyai satu pemikiran. Anda dapat mengatur  format paragraph dengan menngunakan salah satu cara berikut ini :
Pilih paragraph yang akan anda format , kemudian atur formatnya sesuai dengan keinginan anda.
Tempatkan pada titik sisip pada posisi awal pengetikan paragraph atau formatnya, kemudian ketik paragraph  yang anda inginkan. Dengan cara ini, semua paragraph yang akan anda ketik mulai dari posisi titik sisip akan mengikuti format yang anda pilih sampai anda melakukan perubahan kembali atau memindahkan posisi titik sisip ke bagian lain pada dokumen.
1.     Mencetak  dokumen
Apabila anda ingin mencetak dokumen anda, dokumen tersebut harus sudah diaktifkan atau ditampilkan dilayar. Untuk mencetak dokumen yang sedang aktif di layar, ikuti langkah berikut ini :
1.     Pilih dan klik menu File, Print (Ctrl + P). kotak dialog print akan ditampilkan.
2.     Pada tombol daftar pilihan nama, pilih dan klik printer driver yang anda inginkan.
3.     Anda dapat tentukan halaman yang akan anda cetak, dengan cara melakukan pemilihan dan pengisian pada kotak Page Range.
Klik tombol pilihan All, jika anda bermaksud mencetak seluruh isi dokumen.
Klik tombol pilihan selection, bila anda ingin mencetak teks yang dipilih.
4.     Apabila anda ingin mencetak dokumen tersebut lebih dari satu kali, isilah kotak isian Number Of Copies dengan jumlah salinan yang anda inginkan.
5.     Pada tombol daftar pilihan print what, pilih dokumen bila ingin mencetak isi dokumen.
6.     Tentukan halaman yang akan dicetak pada tombol pilihan print.
All pages in range, bila anda ingin mencetak halaman ganjil maupun  halaman genap.
Odd Pages, jika anda ingin mencetak halaman ganjil saja.
Even Pages.
7.     Klik Ok.
1.     Menyimpan Dokumen
1.     Segera setelah memulai pengetikan, sebisa mungkin dilakukan penyimpanan. Hal ini dimaksud untu menjaga kemungkinan kehilangan dokumen.
2.     Pada jendela Microsoft Word, pilih menu file, klik tombol Save.
3.     Pada layar akan ditampilkan kotak dialog Save. Ketikkan nama file dokumen, dan klik save. Lakukan penyimpanan file sesering mungkin, untuk menghindari kemungkinan computer padam secara mendadak.
Membuka File Yang Sudah Tersimpan
1.     Klik menu file dan klik tombol open, maka akan tampil kotak dialog open.
2.     Pilih file yang ingin dibuka dengan menentuka letak foldernya terlebih dahulu.
3.     Klik pada nama file yang akan dibuka.
4.     Klik tombol open, maka file yang tadi dipilih akan dibuka oleh Microsoft Word.
1.     Menutup File  Dokumen
1.     Setelah menyimpan file dokumen, untuk menutup file, pada jendela Microsoft Word , pilih menu file, klik tombol Close, maka Microsoft Word akan menutup file dokumen yang sedang aktif.
2.     Atau bisa dilakukan dengan menekan tombol close pada baris menu.
1.     Menutup Jendela Microsoft Word
Setelah seluruh kegiatan pengetikan, pengeditan, dan juga pencetakan dokumen selesai, maka kita dapat mengakhiri operasi Microsoft Word setelah terlebih dahulu kita memastikanbahwasannya dokumen sudah tersimpan dengan baik. Jika belum, maka simpanlah dokumen yang telah anda ketik  dan edit terlebih dahulu, baru kemudian keluar dari Microsoft Word.
1.     Pada jendela Microsoft Word, pilih menu file, klik exit, maka jendela Microsoft Word akan tertutup.
2.     Pastikan bahwa dokumen yang telah anda ketik sudah tersimpan dengan benar.
3.     Selain dengan menu file, menutup jendela Microsoft Word juga dapat dilakukan dengan menklik tombol X yang terletak dipokok kanan atas dari jendela Microsoft Word.

BAB IV
PENUTUP

1.     Kesimpulan
1.     Di era globalisasi ini sangat di perlukan khususnya bagi pelajar untuk menguasai ilmu computer seperti Ms. Office (Word, Exeel dan Power Point).
2.     Para siswa minimal harus tahu cara mengoprasikan computer terutama Ms. Word.
3.     Ms. Word sebagai salah satu ilmu computer yang paling banyak dioprasikan diseluruh dunia.
1.     Saran
Perkembangan dunia di era globalisasi ini memang banyak menuntut perubahan ke system pendidikan nasional yang lebih baik serta mampu bersaing secara sehat dalam segala bidang. Salah satunya adalah ilmu computer yang harus dilakukan bangsa Indonesia agar tidak semakin ketinggalan dengan Negara-negara lain adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikannya terlebih dahulu.
Untuk mewujudkan impian tersebut maka penulis  merasa tugas pembuatan makalah mengenai Ms. Word ini sangatlah penting bukan hanya bagi penulis tapi juga bagi pembacanya. Semoga dengan adanya makalah ini kita semua lebih mengerti lagi mengenai apa itu computer dan Ms. Word.

DAFTAR PUSTAKA



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berpikir Komputasional

  Pada zaman saat ini, banyak peralatan dan aplikasi di dunia digital yang memakai kompute. Banyak program dari komputer, diantaranya untuk ...